Jumat

MENGAJAR, AHLI PEDAGIOGI, DAN PARADIGMA BELAJAR


1.     Definisi
Mengajar : Tindakan seseorang dalam memberi petunjuk/menyampaikan informasi, pengalaman, pengetahuan,dsb, kepada subjek didik agar mereka mengetahui dan memahaminya sesuai dengan tujuan yang dikehendaki.
Pengajaran : semua proses tindakan yang terjadi dalam kerangka kegiatan mengajar. Elemen yang terkait kegiatan mengajar : tujuan, bahan ajar, interaksi guru siswandalam proses pembelajaran, evaluasi, dan hasil belajar sebgai produknya.
Kekeliruan Istilah
a.     Mengajar : tugas utama guru didalam kelas.
b.     Belajar : tugas utama siswa, baik didalam maupun diluar kelas.
c.      Pengajaran : interaksi guru dengan siswa, namun peran guru lebih dominan.
d.     Pembelajaran : interaksi guru dengan siswa, keduanya berperan penting, condong kepada berpusat pada siswa.
2.     Menginspirasi Siswa
Suatu proses yang mengangkat motivasi belajar siswa ketingkat yang lebih tinggi dibandingkan dengan efek mengajar biasa. Karakteristik kemampuan mengajar yang unggul : memiliki keahlian pokok, ahli pedagohis, komunikator yang unggul, mentor yang berpusat pada siswa, asesor yang sistematis dan berkelanjutan.
3.     Perspektif dan Strategi
Guru yang memiliki perspektif : mereka yang berpengalaman dalam pengaturan sekolah dan memiliki struktur konseptual untuk memahami peristiwa dikelas.
Strategi : rencana dan serangkaian kegiatan yang digunakan untuk mempasilitasi jenis pembelajaran tertentu.
Paradigma : cara yang diterima untuk melihat dunia yang tumbuh dari pertanyaan-pertanyaa, pengamatan, dan analisis dari berbagai bentuk usaha ilmiah.
4.     Keputusan Propesional
Sebagai tenaga propesional guru mengembang tugas utama : mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal,  pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
5.     Paradigma Belajar
Pembelajara yang lebih akan terjadi ketika guru mulai mendapatkan pemahaman yang prima tentang bagaimana kegiatan belajar terjadi. Guru akan menjadi lebih efektif bila dia secara sadar memilih untuk menggunakan strategi mengajar, memperluas strategi, dan ahli dalam menggunakan strategi itu.
Referensi:
Danim, Sudarwan. (2010). Pedagogi, Andragogi dan Heutagogi, Bandung:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar